Peristiwa Penting Sepanjang 2015 Di Indonesia

kisruh-pssi-dan kemenporaWakoka.Co.Id – Tahun 2015 segera berlalu, sepanjang tahun 2015 banyak peristiwa dan fenomena yang telah terjadi di Indonesia. Mulai dari kasus kriminalisasi KPK sampai dengan demam batu akik. Berikut beberapa peristiwa penting yang terjadi di Indonesia sepanjang 2015.

1. Cicak lawan Buaya Jilid 3
Awal tahun 2015, masyarakat dihebohkan dengan rangkaian perseteruan yang melibatkan KPK dan kepolisian (lagi), yang lalu disebut dengan kasus cicak vs buaya jilid tiga. Peristiwa ini dimulai pada 10 Januari 2015, setelah Presiden Joko Widodo memilih Komisaris Jendral Budi Gunawan sebagai calon Kapolri baru. Tiga hari setelahnya, tiba-tiba KPK menetapkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka kasus korupsi.
Sejak saat itu, perseteruan panjang bergulir antara KPK dan Polri. Serangan balasan bertubi-tubi dilancarkan kepada KPK, dari mulai penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh selusin pasukan bersenjata lengkap Bareskrim, pengaduan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja ke Bareskrim atas dugaan pemalsuan surat notaris, serta pengaduan wakil ketua KPK lainnya, Zulkarnaen ke kepolisian juga atas “kasus” yang berbeda. Belum cukup itu, giliran Ketua KPK Abraham Samad yang digoyang posisinya dengan ditetapkan sebagai tersangka kasus pemalsuan dokumen saat dirinya masih menjadi pengacara.

2. Demam Batu Akik
Sejak sekitar bulan Maret 2015 lalu, batu akik kembali digandrungi masyarakat Indonesia. Bahkan, demam batu akik di awal-awal tahun kemarin bener-bener heboh banget. Dari mulai anak-anak, bapak-bapak, ibu-ibu, tukang sayur, sampe pejabat, semua kena demam yang satu ini.
Harga batu akik juga langsung melonjak drastis. Makin unik pola batu cincinnya, makin mahal juga harga jualnya. Bahkan sampe bisa bernilai miliaran rupiah. Dimana-mana kita ngelihat banyak orang yang jualan batu akik, sampe perkumpulan pecinta batu akik. Tapi tren ini makin menurun di akhir tahun 2015, dan kayaknya batu akik udah gak bersinar secerah kemarin.

3. Kisruh PSSI dan Kemenpora
Kekisruhan antara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi juga jadi cerita yang panjang di tahun 2015 sampai sekarang. Awal mula konflik PSSI vs Kemenpora adalah setelah Pak Imam Nahrawi menerbitkan surat keputusan yang menyatakan tidak mengakui seluruh kegiatan keolahragaan PSSI pada 17 April lalu. Keputusan ini dibuat satu hari sebelum diselenggarakannya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang menetapkan La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua Umum Periode 2015-2019. Namun, keabsahan La Nyalla diragukan karena Menpora juga menyatakan tak mengakui KLB PSSI.
Karena konflik ini, sepak bola Indonesia jadi koma sementara. sepak bola Indonesia koma sementara. Korban-korban mulai angkat suara, dari klub bubar, gaji pemain terbengkalai, sampe terancam kena sanksi dari FIFA.

4. Prostitusi Artis
Bulan Mei 2015, kepolisian menangkap seorang mucikari berinisial RA yang diduga ‘menjajakan’ para artis papan atas di Indonesia. Sejak kasus ini bergulir, udah banyak banget artis-artis yang diperiksa, sampe terakhir, kita liat diberita kalau Nikita Mirzani dan satu temannya ditangkap di sebuah hotel mewah (walaupun akhirnya dilepasin lagi karena dianggap sebagai korban).

5. Kabut Asap
Kabut asap selalu jadi fenomena buruk yang terjadi setiap tahun, termasuk juga di tahun 2015. Maraknya kasus penebangan dan pembakaran liar di hutan-hutan Sumatera dan Kalimantan bikin kabut asap gak pernah selesai. Bukan cuma ngerugiin lingkungan aja, tapi juga bikin masyarakat ikutan kena dampak buruknya.

6. Papa Minta Saham
Pak Setya Novanto kayaknya jadi trending topic banget nih di tahun 2015. Gak lama setelah selfie bareng sama Donald Trump, kini Pak Setya Novanto dikabarkan minta saham dari PT. Freeport dengan mencatut nama Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla. Setelah melalui kisah kasih yang panjang banget sama Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas tuduhan pelanggaran etik, Pak Setya Novanto akhirnya memutuskan buat ngundurin diri dari jabatan Ketua DPR RI.

Facebook Comments