Garuda Earth Ovservation, Drone Canggih Buatan Anak Negeri

drone-garuda-earth-observationWakoka.Co.Id – Drone buatan dalam negeri tak kalah dengan dari drone buatan luar. Garuda Earth Observation (GEO) terbukti terbukti efektif untuk pemetaan di atas lahan perkebunan. Drone yang di desain oleh Fatwa Ramdani, pengajar di Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya Malang ini bahkan telah menyabet penghargaan International Geospatial Excellence Award pada September 2015.

“Unmanned Aerial System atau Drone ini cocok untuk kepentingan riset,” kata Fatwa, Senin 2 November 2015.

Dijelaskannya bahwa pesawat tanpa awak buatannya itu didesain untuk observasi permukaan, terutama untuk kepentingan survei dan pemetaan. Data yang terekam terjamin akurasinya karena memiliki georeferensi atau sistem koordinat. “Data bisa langsung terkoneksi dengan satelit GPS,” kata dia.

GEO dapat terbang sesuai jalur dan mendarat di koordinat yang ditentukan, secara mandiri (autopilot). Hal ini dapat dilakukannya setelah seluruh data dan rute penerbangan diinput ke sistem. Dengan kemampuan seperti itu, pesawat tanpa awak cocok untuk pemetaan dan observasi di kawasan perkebunan dan pertambangan.

Fatwa mencontohkan aplikasi yang sudah dilakukannya bersama GEO dalam menghitung 40 ribu pohon di sebuah perkebunan sawit. Hasilnya penghitungan dapat dilakukan dalam tempo 60 detik.

Atas ciptaannya itu, Fatwa dan tim Geoinformatics Research Center menerima penghargaan International Geospatial Excellence Award di ajang Geo Smart Asia di Malaysia, 20 September 2015.

Saat ini, Fatwa dan timnya juga merancang Walet yakni drone yang berfungsi untuk dokumentasi foto dan video udara. Drone karyanya mampu terbang dalam kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan dan angin kencang. (sumber: tempo.co)

Facebook Comments
%d bloggers like this: