Sensasi River Tubing Di Lereng Gunung Wilis Ponorogo

foto detik travel

Wakoka.Co.Id – Ingin merasakan sensasi olahraga ekstrim..? Ada arena baru yang patut dicoba saat liburan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. River Tubing, olahraga menantang di sungai yang memacu adrenalin bisa menjadi pilihan untuk mengisi libur akhir pekan.

Di Ponorogo, terdapat sungai yang masih alami untuk bermain river tubing. Dengan aliran yang cukup deras dan airnya yang cukup dingin membuat sensasinya lebih terasa.

Dengan suasana khas perbukitan hutan kaki pegunungan Wilis, sungai Mendak yang berada di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung ini menyajikan sensasi bermain river tubing dengan empat level sekaligus. Lokasinya sendiri sejauh kurang lebih 21 kilometer di timur pusat Kota Ponorogo.

Akses jalan menanjak dan berkelok menuju Sungai Mendak menyuguhkan pemandangan alam perbukitan dan persawahan penduduk yang menyejukkan mata. Untuk masuk ke lokasiwisatariver tubing, pengunjung hanya dikenai biaya parkir kendaraan dua ribu rupiah. Sementara untuk menikmati wahanariver tubing, pengunjung cukup membayar Rp 20.000 sekali jalan.

Sebelum menikmati derasnya sungai Mendak, pengunjung diwajibkan memakai pengaman kepala berupa helm serta pelindung tangan dan kaki. Bagi pengunjung wanita dan anak-anak, pengelola wisata menyarankan untuk bermain di level pertama dengan didampingi pemandu. Sementara bagi pengunjung dewasa akan diberi pilihan dari level 1 sampai level 3.

Pengunjung dewasa dibimbing oleh pemandu dari pemuda sekitar sungai menuju lokasi start yang berada di bibir hutan. Rutenya akan melintasi sawah yang membentang hijau hingga sampai di bibir hutan dengan berjalan kaki sekitar 15 menit dari lokasi parkir. Lokasi start level dua berada di atas level satu dan berakhir di bawah level satu.

Tiba di lokasi start pengunjung akan disambut sejuknya hutan serta dinginnya air yang mengalir dari gunung Wilis.
“Ces, serasa air es,” ujarAdeBaskara, seorang pengunjung yang berasal dariNgawi.

Sungai sepanjang lebih dari dua kilometer siap memacu adrenalin Anda. Keseruan mengikuti arus air diantara bebatuan, sesekali pengunjung akan berputar-putar hingga menghadap ke belakang.

Di beberapa titik, terdapat jeram yang akan membuat anda terlempar dari ban. Namun jangan khawatir, jeram ini tidak terlalu dalam sehingga Anda tidak akan terantuk sampai dasar sungai. Ditambah, pemandu yang dengan sigap mengamankan Anda. Di sinilah momen ketika para pengunjung ketagihan untuk mencobanya lagi. Tak sedikit yang mengulanginya karena penasaran untuk tidak terlempar dari ban.

Sampai di finis pertama, bagi pengunjung yang penasaran dengan level selanjutnya akan ditemani pemandu yang lebih berpengalaman lagi karena derasnya arus air. Kemiringan sungai pun yang lebih menantang.

Dan, memang sensasinya sungguh memacu adrenalin. Kita akan dibawa meliuk-liuk derasnya arus air yang lebih besar darilevel satu dan dua. Namun, Anda yang bernyali tinggi harusmencobanya sampai di finislevel tiga.
“Rasanya sungguh ngeri-ngeri sedap, pengen mencoba lagi, penasaran di jeram keluar dari ban,” cerita Ade, salah satu mahasiswa yang sedang liburan ini.

Sementara untuk level empat, menurut pemandu, jalurnya akan lebih menarik lagi. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah bulan musim penghujan, dimana debit air sedikit lebih besar namun tetap aman untuk anak-anak. Ditambah persawahan warga sedang menghijau sebelum dipanen menambah segar pemandangan. (sumber: detik travel)

Facebook Comments