Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Dana Desa di DPRD Ponorogo – Kepala Desa Jangan Takut Menggunakan Dana Desa

rapat-koordinasi-dana-desaNews.Wakoka.Co.Id – Rapat koordinasi dan sosialisasi Dana Desa bersama DPRD, Forpimda, SKPD dan kepala desa sekabupaten Ponorogo terkait anggaran dana desa di gedung paripurna DPRD Ponorogo berlangsung seru. Bahkan pada sesi tanya jawab sampai berlangsung beberapa jam.

Menjawab kekhawatiran sejumlah kepala desa terkait penggunaan anggaran, Pj Bupati juga menyarankan agar tak bingung apalagi takut. Sebab, semua anggaran itu sudah diketahui dan terukur.
“jangan ada ketakutan, sebab jika takut itu bukan cermin pimpinan, justru, dengan fasilitas itu bisa membongkar ketakutan itu,” terang Maskur.

Sampai saat ini dari hasil laporan yang diterima Pj Bupati, penyerapan anggaran desa sudah memasuki triwulan ketiga, dan memang sudah mendekati target. Namun memang diperlukan inovasi serta kesungguhan kepala desa dalam menyerap anggaran untuk pembangunan desa masing-masing.

Memang ada ketakutan para kepala desa untuk menyerap anggaran dana desa. Ini terlihat pada saat sesi tanya jawab berlangsung. Sejumlah kepala desa seperti desa Munggung, Srandil hingga Brahu dan beberapa desa lain, menyampaikan kekhawatirannya untuk menggunakan anggaran. Sebab jika sampai ada kesalahan administrasi, bisa berujung masalah hukum.

Menjawab kekhawatiran tersebut Kajari Ponorogo, Sucipto pun menjelaskan, pihaknya telah membuka ruang komunikasi lebar-lebar untuk camat dan kepala desa, agar tak menyalahi hukum.

“kita sarankan konsultasi kepada kami, gratis…” kata Kajari Ponorogo.

“kita juga sepakat untuk membimbing dan mengarahkan mereka (para kepala desa), agar tak ada lagi korupsi di Ponorogo,” tegasnya.

Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) secara khusus juga akan mengawal para kepala desa untuk menyerap anggaran desa dengan baik, sesuai dengan UU yang berlaku. Untuk itu, kegiatan koordinasi dan sosialisasi yang melibatkan seluruh kepala desa, camat dan juga anggota DPRD Ponorogo serta forpimda ini, rencananya akan digelar minimal dua kali dalam setahun. Mengingat penting dan urgennya komunikasi terkait serapan anggaran dan desa.(dikutip dari dprd-ponorogo.go.id)

Facebook Comments