Polisi Grebeg Sabung Ayam Di Keniten

Sabung-Ayam-1

News.Wakoka.Co.ID – Seakan tidak ada kapoknya, meski sudah banyak arena judi di Ponorogo yang digerebek Polisi, masih saja ada warga yang membuka arena perjudian

Kali ini tim Crime Hunter Sat Reskrim Polres Ponorogo mengobrak abrik ajang judi sabung ayam terselubung di kawasan Jl. Manggis, kelurahan Keniten, kecamatan Kota Ponorogo.

Ini seperti diungkapkan Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hasran, bahwa anggotanya yang dipimpin KBO Reskrim, Kanit Pidek dan Kasubnit II Resmob Polres Ponorogo, telah mengungkap lokasi perjudian sabung ayam, sekaligus mengamankan para pelaku dan berbagai barang bukti judi sabung ayam, pada Sabtu (5/9/2015), sekitar pukul 15.30 WIB.

Menurut AKP Hasran, lokasi tempat perjudian ayam berada di atas tanah kosong, di belakang masjid Al Imam, kompleks padat rumah penduduk. “Dan memang tidak mencolok dan terkesan sangat terkoordinir. Hingga awalnya agak sulit juga untuk ditembus,” ucap Hasran.

Dalam penggerebakan tersebut, Polisi berhasil mengamankan 7 orang yang ada di arena judi, dan menyita berbagai barang bukti, seperti uang tunai Rp. 4.238.000,-, 5 ekor ayam jago, seperangkat geber sebagai ring / arena, 1 buah jam dinding, 1 buah ember, 1 buah spon dan 18 unit sepeda motor berbagai merk. Untuk kepentingan penyidikan, para pelaku masih dilakukan penanganan di rutan polres Ponorogo.

Selain menggerebeg judi sabung ayam, Sat Reskrim Polres Ponorogo juga membongkar praktik perjudian dadu, bingo dan tet-tetan, yang dilakukan di dukuh Sambeng, desa Bringin Kecamatan Kauman, Ponorogo, pada Sabtu (5/9/2015) sekitar pukul 23.00 WIB.

Polisi berhasil menangkan para pelaku perjudian di tempat tersebut, yang terbukti berjudi. Perjudian sendiri berlangsung di lokasi terbuka di tempat umum dan dapat terlihat oleh warga sekitar. “Hal ini tentu saja meresahkan warga sekitar yang akhirnya melaporkan hal itu ke Polisi,” ungkap AKP Hasran.

Dalam penggerebegan ini polisi berhasil mengamankan 5 orang pelaku judi berikut barang bukti, bola berisikan keping bertuliskan angka 1 – 75, uang taruhan Rp.165.000,- uang potongan Rp. 258.000, keplek jumlah 130 buah, kresek berisikan batu krikil untuk penanda dan 1 kaleng bekas tempat uang.

Ironisnya salah satu diantara para penjudi itu masih di bawah umur, dan untuk pelaku yang di bawah umur tidak dilakukan penahanan, hanya dikenakan wajib lapor. (dikutip dari reog.tv)

Facebook Comments