Musibah Mina, 717 Jamaah Meninggal Dunia 3 Dari Indonesia

Mina-musibahWakoka.Co.Id – Sebanyak 3 warga negara Indonesia menjadi korban tewas dalam musibah yang terjadi di Mina, Arab Saudi, Kamis (24/9/2015). Kepastian jumlah korban tersebut diperoleh langsung dari Wakil Duta Besar RI di Arab Saudi, Sunarko.

“Kami baru meninggalkan RS Al Jisr Mina bersama Menteri Agama dan Dirjen Haji, untuk mengetahui kondisi dan situasi korban. Sampai pukul 16:00 waktu Arab Saudi, dapat diidentifikasi 3 WNI jemaah haji  meninggal dunia akibat musibah di Mina,” ujar Sunarko, melalui Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI.

Dua WNI yang diketahui identitasnya adalah Hamid Atuwi (laki-laki) asal Surabaya, dan Saiyah (perempuan) asal Batam. Adapun korban tewas ketiga adalah jamaah laki-laki yang belum diketahui namanya.

Jenazah ketiga sulit diidentifikasi karena tidak ada gelang identitas di tangannya. Namun, berhasil diketahui bahwa ia berasal dari Probolinggo, yang menggunakan Safari Travel. Data korban tersebut sedang dicek lebih lanjut di data haji.

Sementara itu, satu korban asal Indonesia kondisinya masih kritis hingga saat ini. Ia tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Annur, Mekkah.

Dengan demikian, jumlah WNI yang menjadi korban musibah di Mina mencapai 4 orang.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil menjelaskan kronologi penyebab insiden yang terjadi di Mina, Kamis (24/9/2015). Menurut Djamil, peristiwa terjadi di Jalan 204 saat rombongan haji melakukan prosesi lempar jumrah di Mina. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 waktu setempat.

“Ada serombongan jemaah haji yang jalan, tiba-tiba berhenti. Berdesakan, didesak dari belakang,” kata Abdul Djamil.

Saat ini, menurut Djamil, Kemenag masih belum mengetahui apakah ada korban insiden itu yang berasal dari Indonesia. “Sudah digerakkan petugas operasi di Arafah dan Mina untuk menuju TKP (tempat kejadian perkara). Untuk mencari tahu menyangkut jemaah haji kita,” ucap Djamil.

Saat ini, korban tewas disebut mencapai setidaknya 717 orang. Jumlah mengenai korban tewas itu didapat dari otoritas pertahanan sipil setempat dan setidaknya korban luka mencapai 863 orang. (disuntng dari kompas.com)

Facebook Comments