Jam Digital Pemutar Musik dari Tomtom

ifa_2015_jam_digital_pemutar_musik_dari_tomtom_150908_0News.Wakoka.Co.Id – Tomtom lahir dari sebuah start up yang membuat aplikasi peta. Kemudian berkembang sebagai produsen action cam dan wearable device, seperti mengikuti jejak Garmin. Perusahaan-perusahaan seperti Tomtom atau Garmin tak perlu pusing untuk bikin sendiri, karena banyak manufaktur yang bisa dijadikan sebagai partner untuk menghasilkan gadget.

Masalahnya, sejauh mana mereka kreatif mengemas produk, dan apa yang ditawarkan kepada konsumen sebagai nilai lebih?

Bagi Tomtom, sebuah gadget wearable tak hanya sekadar untuk menyajikan GPS track saja. Selain karena feature tersebut dapat dinikmati di smartphone, namun juga untuk mengakomodasi layanan aplikasi peta yang mereka sajikan. Terutama ketika digunakan untuk jogging atau lari jarak panjang. Kebetulan pula Tomtom bukan produsen smartphone yang umumnya sekadar menempatkan feature music player di device mereka.

Sebagai alternatif, wireless device mereka yang dirilis pada ajang IFA 2015 bernama Spark Cardio ditambah emble-embel Music, untuk menunjukkan bahwa perangkat ini pun bisa memberi hiburan. Gawai berbentuk arloji ini dilengkapi sebuah tombol navigasi di bawah layar. Anda bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan, mulai dari sekadar tes jantung (Cardio), melakukan Zumba dance, Spinning, Yoga atau Running. Semua kegiatan ini akan disertai alunan musik pilihan.

Tomtom bekerja sama dengan Ministry of Sound, sebuah web online kondang yang dikenal sebagai gudang industri musik. Web ini juga punya list favorit. Dengan daftar lagu pilihan yang tersedia (11 lagu hit favorit) Anda tak perlu lagi bikin playlist. Sebanyak 500 lagu bisa dijejalkan di perangkat ini. Tanpa perlu koneksi ke tablet atau smartphone.

Tomtom Spark Cardio + Music memiliki sensor denyut jantung di bagian belakang. Namun, perangkat ini tak menyediakan port audio 3,5 mm untuk menghubungkan ke headset. Alternatif satu-satunya dengan menggunakan earphone atau headphone Bluetooth. Harganya mulai dari 249 dolar (sekitar Rp 3,5 juta) dan siap dijual pada Oktober 2015. (dikutip dari chip.co.id)

Facebook Comments