Hati-hati Memilih Hewan Kurban, Hewan Kurban Tak Layak Ditemukan di Bekasi

kambing-kurbanNews.Wakoka.Co.ID – Sejumlah hewan kurban yang tidak layak ditemukan Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat. Sedikitnya ada 32 Kambing calon hewan Kurban di wilayah setempat tak layak disembelih. Sebab mayoritas calon hewan kurban itu menderita sakit.

Kami kutip dari Tempo.Co, Sekretaris Dinas Perekonomian Rakyat Kota Bekasi Dedet Kusmayadi, Sabtu, 19 September 2015 mengatakan, pihaknya telah memeriksa seluruh hewan kurban yang dijual di 12 kecamatan se-Kota Bekasi. Ada sekitar 800 kambing yang diperiksa petugas gabungan yang dimotori oleh Dispera.

“Kami periksa kesehatannya, umur, dengan melihat ciri-ciri langsung,” kata Dedet.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menemukan sebanyak 31 hewan kurban belum cukup umur. Rata-rata, hewan tersebut belum genap berusia dua tahun. Menurut Dedet, sesuai dengan peraturan berkurban, yaitu hewan yang disembelih minimal berusia dua tahun. “Hewan itu sudah kami tandai agar tak dijual,” kata Dedet.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dispera Kota Bekasi Edi Kadarusman mengatakan jumlah pedagang hewan kurban di wilayah setempat menurun dibanding tahun lalu. Berdasarkan data, kata dia, tahun ini ada sekitar 250 lapak pedagang, sementara tahun lalu mencapai 400.

Edi mengimbau agar masyarakat jeli dalam membeli hewan kurban yang layak. Menurut dia, ciri-ciri hewan kurban sehat adalah secara kasatmata, hewan kurban yang sehat itu bulunya mengkilap atau tidak kusam. Matanya berbinar, perilakunya lincah, semua selaput lendirnya berwarna merah.

Menurut dia, jika keluar lendir berwarna hitam, dipastikan hewan kurban sedang sakit dan tidak layak untuk disembelih. Adapun, untuk suhu tubuh, hewan kurban yang sehat itu kurang-lebih 39-40,5 derajat Celsius. Jika suhunya lebih dari itu, kata dia, hewan kurban kemungkinan sedang demam dan memerlukan pengobatan.

“Suhu tinggi bisa antraks atau penyakit lain,” katanya.

Tips Memilih Hewan Kurban

Daging hewan qurban nantinya akan dibagikan kepada banyak orang di lingkungan sekitar. Bagi Anda yang ingin melaksanakan ibadah kurban, sebaiknya memilih hewan kurban dengan sebaik-baiknya.

Pilihlah hewan kurban yang benar-benar baik dan sehat, untuk itu dalam memilih hewan kurban harus teliti agar mendapatkan hewan kurban yang baik. Di dalam syarat rukunnya kurban kriteria hewan kurban yang baik sudah dijelaskan.
Berikut ini adalah ada beberapa tips memilih hewan kurban baik sapi maupun kambing kurban. :

1. Umur Hewan

Sapi atau kerbau minimal berumur 2 tahun. Jika qurban berupa kambing domba (adh-dha’n) minimal telah berumur 1 tahun, sedangkan kambing kacang (al-Ma’z) paling tidak sudah berumur 2 tahun.

Nah, untuk mengetahui umur hewan kurban tersebut adalah dengan melihat gigi seri hewan qurban, yaitu dilihat dari jumlah gigi yang sudah berganti dari gigi susu menjadi gigi tetap.

Ukuran gigi tetap lebih besar dibandingkan gigi susu, warna gigi susu putih sedangkan gigi tetap biasanya berwarna kekuningan, ini terkait dengan lapisan yang berbeda pada kedua gigi tersebut.

Pada kambing apabila satu pasang gigi seri sudah berganti maka umur kambing tersebut sekitar satu tahun. Sedangkan pada domba pergantian satu pasang gigi seri dapat mempunyai arti bahwa umur domba tersebut sekitar 1 tahun. Untuk hewan sapi apabila satu pasang gigi seri sudah berganti dari gigi susu menjadi gigi tetap berarti umur sapi tersebut sudah sekitar dua tahun.

2. Sehat dan Tidak Cacat

Hewan kurban haruslah sehat dan tidak cacat. Periksalah dengan teliti hewan kurban yang akan Anda beli untuk berkurban. Lihatlah apakah hewan tersebut ada cacat, sakit, buta, buntung, kurus sampai tidak berdaging atau pincang. Cacat berupa kehilangan tanduk, tidak menjadikan masalah sepanjang tidak merusak daging.

Jangan sungkan untuk menanyakannya kepada penjual hewan qurban.

Selain itu, lihat juga cara hewan tersebut makan. Jika hewan tersebut makan dengan lahap, matanya berbinar, perilakunya lincah dan semua selaput lendirnya berwarna merah. Selaput lendir, bisa dilihat dari hidung, telinga, dan anus.

Perhatikan juga kotoran yang ada disekitar hewan tersebut, apabila ditemukan kotoran yang encer berarti kemungkinan hewan tersebut mengalami diare dan hewan tersebut sebaiknya jangan Anda pilih.

Untuk lebih meyakinkan Anda mengenai hewan qurban yang Anda beli sebaiknya didampingi oleh petugas kesehatan hewan atau orang yang cukup berpengalaman. (Dari berbagai sumber)

Facebook Comments