Cari Penyebar Foto Mesum Siswa SMA Negeri 2 dan 3 Geruduk SMKN 1 Magetan

gara-gara-foto-mesumWakoka.Co.Id – Ratusan pelajar gabungan dari SMA Negeri 3 dan 2 Magetan mendatangi SMKN 1 Magetan. Aksi ratusan pelajar itu terkait salah satu siswa di SMKN 1 yang diduga sebagai pengunggah foto mesum yang saat ini tersebar di handphone (HP) para pelajar di Magetan dan di Facebook. Pengunggah foto itu diduga siswa SMKN 1 Magetan.

Dalam foto itu seorang siswi mengenakan jas almamater warna hijau muda yang sama persis dengan jas kebesaran SMAN 3 Magetan. Sedangkan siswa pasangannya menggunakan kaos panjang warga oranye yang mirip jas almamater SMAN 2, dan bercelana blue jeans.

“Foto itu sengaja diunggah untuk menjatuhkan sekolah kami,” kata Nurul, seorang pelajar.

Pelajar lain mengatakan, foto itu mula-mula diunggah pengguna Facebook bernama Retno SU yang saat sudah dihapus.

“Saat pertama foto itu diunggah, banyak yang mencaci-maki di dinding Facebook atas nama Retno SU yang sekarang sudah hilang. Jelas pemilik akun itu yang mengunggah foto yang menjelek-jelekan sekolah kami,” katanya.

Dia dan rekan-rekannya mulai kesal dan geram saat komentar dari pelajar yang kabarnya berbadan gendut itu mulai tak terkontrol. Terlebih, identitas pemeran utama dari foto itu belum pasti sebagai pelajar SMAGA.

“Karena ini bentuk kekesalan kami, sepulang sekolah kami langsung mendatangi SMKN 1 untuk mencari pemilik akun yang namanya menggunakan Retno SU itu”.
“Kami hanya menuntut pelaku meminta maaf kepada sekolah dan teman-teman di depan umum,” jelasnya.

Saat ratusan pelajar gabungan dari SMAN 3 dan 2 itu datang, pihak SMKN 1 menutup rapat pintu pagarnya dan menunda kepulangan siswanya untuk menghindari kejadian buruk.

“Mohon Mas dan Mbak mbak bersabar, kami akan menyelesaikan permasalahan ini antarguru,” kata seorang guru SMKN 1 Magetan yang tidak menyebut namanya.

Guru itu segera masuk karena mendapat sorakan dari pelajar SMAN 3 dan 2 yang memenuhi halaman SMKN 1 itu. Humas SMAN 3 Idah, memastikan, foto tidak senonoh itu hasil rekayasa, namun bila dikemudian hari ditemukan bukti lain, pihaknya akan memberikan sanksi kepada pelakunya.

“Saya bisa pastikan foto itu rekayasa, tapi kalau nanti terbukti foto itu asli, kami akan mengambil tindakan,” kata Idah kepada SURYA.co.id, Rabu (30/9/2015).(dikutip dari Surya.co.id)

Facebook Comments