3.620 Pelanggar Ditindak Selama Operasi Zebra Semeru 2017 Di Ponorogo

Wakoka.Co.Id – Selama operasi Zebra Semeru 2017, Satlantas Polres Ponorogo menjaring dan menindak tidak kurang dari 3.620 orang pelanggar lalulintas. Sementara, sebagian pelanggar 133 orang yang tidak dikenakan tilang hanya diberikan teguran peringatan. Jumlah tersebut berdasarkan rilis rekap data yang dikeluarkan oleh Satlantas Polres Ponorogo pada Rabu (15/11/2017).

Dibanding dengan operasi Zebra tahun sebelumnya (2016) jumlah pelanggararan yang terjadi naik cukup tajam. Dimana pada tahun 2016, jumlah pelanggar yang dikenai tilang adalah 1.503 orang. Pelanggaran yang paling banyak dilakukan terkait dengan kepemilikan SIM, yaitu 2.502 orang yang ditilang karena tidak memiliki SIM, rata-rata mereka adalah Pelajar dan Mahasiswa (2.240 orang).

Menurut Iptu Yudi Kristiawan KBO Lantas Polres Ponorogo, operasi zebra dan semacamnya adalah semacam upaya untuk memberikan efek jera kepada pelanggar lalulintas.
“Kami ingin menyampaikan pesan (ke masyarakat), tertib berlalu lintas itu bermanfaat bagi pengendara sendiri dan pengguna jalan yang lain,” kata Iptu Yudi Kristiawan.

Masih menurut Iptu yudi Kristiawan, kenaikan angka pelanggaran tahun ini disebabkan adanya perubahan pola operasi. Perubahan pola tersebut tujuannya adalah untuk menjaring pengendara yang biasa melanggar pada jam-jam dan lokasi dimana Polisi tidak ada.
“Untuk kenaikan pelanggaran, memang operasi (tahun) ini dilakukan pada jam sibuk,” terang Iptu Yudi Kristiawan.
“Target kami, untuk menyentuh para pengendara yang terbiasa melanggar saat polisi tidak ada,” lanjutnya.

Iptu Yudi Kristiawan juga berharap dengan dilaksanakannya operasi Zebra pengguna jalan lebih tertib dan selalu mematuhi peraturan lalulintas. Hingga tercipta lalu lintas yang aman dan nyaman di kota Ponorogo. (WW)

Facebook Comments